Ada begitu banyak teladan yang kita dapati dari persaudaraan antara
sahabat mulia Anshar dan tamu agung Muhajirin Makkah. Persabatan yang tulus dan langsung mendapatkan apresiasi dari Allah Ta’ala. Dia bangga dengan apa yang dilakukan oleh sahabat Anshar kepada sahabat Muhajirin.
Bertamulah seorang Muhajirin kepada keluarga Anshar. Menjelang malam. Sang istri bingung. Jatah makan malam hanya tersisa untuk anak-anak. Sementara tamu tersebut juga harus dijamu. Akan tetapi, sang suami seperti menemukan sebuah ide cemerlang. Senyumnya cerah menghampiri sang istri.
“Tidurkan anak-anak sesegera mungkin. Setelah mereka lelap, kita ajak makan tamu agung ini. Matikan lampu. Kita duduk bersama dengan menghadap piring makan. Saat tamu agung itu makan, kita pun berpura-pura makan. Agar dia tidak curiga.”
Sang tamu menikmati hidangan hingga kenyang. Malam harinya, sepasang suami istri surgawi ini tidur menyusul anak-anaknya, dalam kondisi

Posting Komentar